Sultan Group - To Serve and To Love

Your partners to serve your costumers..

  • Sultan Wisata

    Sultan Wisata is part of Sultan Group that operates in several areas of business interests. We look forward to serving you for your business and/or leisure travel needs..

  • Sultan Electronics and IT

    Sultan Electronics and IT is committed to serve your need in electronic appliances and ever changing IT application. Contact us for more informations..

  • Sultan Gold and Gems

    Sultan Gold and Gems specializes in all things related to sales and service in fine jewelry. Our cornerstone specialty is premium diamonds and Wedding Rings..

  • What's Trending?

    Smart & Creative Design

    One of the many differences you will find with Sultan Gold and Gems is that we make all of these dreamy luxuries affordable for you. We are proud to remain our region's largest and most trusted jeweler..

    From our Blog

    Rabu, 18 Januari 2017

    #NU Kelola #Bank #Sampah Sampai #Bogor

    SULTAN GROUP -- Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul ulama (LPBINU) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Administrasi Niaga (HMAN) Politeknik Negeri Jakarta menggelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Non-Organik (Daur Ulang & Ecobricks) sekaligus meresmikan pembentukan Bank Sampah Nusantara (BSN LPBINU) Cabang Kampung Langkop, Desa Gunung Picung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1).

    Ketua pelaksana HMAN Masuk Desa, Nurul Aulia Dewi berharap terbentuknya cabang BSN di Kampung Lengkop ini semoga dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sampah, serta dapat meningkatkan kreativitas para ibu-ibu untuk mengubah sampah menjadi berkah.

    Sedangkan, Fitria Ariyani, Direktur Bank Sampah Nusantara LPBINU, menyatakan pembentukan BSN LPBI Cabang ini merupakan “pintu” untuk melakukan upaya penyadaran terhadap masyarakat akan bahaya membakar sampah dan memberikan pengetahuan terkait pemilahan sampah organik dan nonorganik.

    Bank Sampah Nusantara bertujuan memberikan pembelajaran bagi masyarakat untuk mengenali jenis sampah, sehingga dapat memilah jenis-jenis sampah yang dapat dimanfaatkan, jadi tidak mudah dibuang begitu saja. BSN Cabang Kampung Langkop diharapkan dapat memberikan manfaat membuat lingkungan lebih bersih dan sehat serta memberikan peluang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif melalui kegiatan membuat produk daur ulang sampah.

    Selain itu, menurut Fitri, plastik merupakan molekul poliester, sampah yang sulit diurai, dibutuhkan waktu sekitar 500 sampai 1.000 tahun agar bisa terurai, karena plastik merupakan senyawa organik yang terdiri dari rantai atom karbon panjang berulang, yang di sebut polipropilena, salah satu cara paling efektif pengelolaan sampah nonorganik ialah dengan cara Ecobrik, yaitu sebuah botol yang diisi dengan sampah plastik hingga penuh, padat dan keras.

    Kegiatan yang dipandu oleh Tim BSN LPBINU ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat Kampung Langkop dan peserta HMAN Masuk Desa. (sumber)

    Nb. Yuk Gabung IMECH

    Kamis, 12 Januari 2017

    Asing dan Fintech di Indonesia

    SULTAN GROUP -- Perusahaan financial technology (fintech) yang secara total dimiliki asing mau tidak mau harus segera melakukan divestasi kepemilikannya. Pasalnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengatur kepemilikan fintech dalam Peraturan OJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).

    Dalam Bab II peraturan tersebut disebutkan, bahwa perusahaan fintech yang melayani jasa pinjam meminjam uang harus badan hukum penyelenggara berbentuk perseroan terbatas atau korporasi.

    Kemudian, penyelenggara berbentuk badan hukum perseroran terbatas dapat didirikan oleh warga negara Indonesia dan atau badan hukum Indonesia. Penyelenggara juga bisa didirikan dan dimiliki warga negara asing dan/atau badan hukum asing.

    Kepemilikan saham penyelenggara oleh warga negara asing dan/atau badan hukum asing baik secara langsung maupun tidak langsung paling banyak 85 persen.

    "Kita mengatur kepemilikan juga, porsi asing berapa, makanya ada 1 tahun perizinan. Kalau porsi kepemilikan asing melampaui limit kita 85 persen, divestasi," kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA OJK Imansyah di Kantor OJK Lapangan Banteng Jakarta, Selasa (10/1/2017).

    Dia mengatakan, jika persyaratan tersebut dipenuhi maka OJK tidak melakukan pengawasan terhadap perusahaan tersebut. "Itu kalau tidak penuhi tetap di luar area pengawasan OJK karena yang license yang masuk ranah pengawasan OJK," ungkap dia.

    Dalam catatan OJK, penyelenggara fintech di tahun 2016 mengalami pertumbuhan yang pesat. Pada kuartal I 2016 terdapat 51 perusahaan. Perusahaan itu tumbuh hampir 3 kali lipat pada kuartal IV 2016 menjadi 135 perusahaan.

    Imansyah sendiri belum mengetahui secara rinci perusahaan mana saja yang dimiliki oleh asing. Pasalnya, perusahaan tersebut mesti mendaftar ke OJK sejak peraturan itu diterbitkan. "Kita belum punya data karena 135 belum daftar ke kita (OJK)," tandas dia. (liputan6)

    Nb. Yuk Gabung IMECH

    Minggu, 11 Desember 2016

    @Jokowi dan Keteladanan #Rasulullah

    sumber
    SULTAN GROUP -- Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor di Jakarta, Ahad (11/12). Forum diawali dengan silaturahim antara Jokowi dan para kiai sepuh.

    Dalam sesi sambutan acara yang digelar di kantor PP GP Pemuda Ansor yang terletak di Kramat Raya, No 65A, Jakarta Pusat itu, Jokowi mengapresiasi peran para kiai yang selama ini telah berperan penting dalam kehidupan bernegara ini.

    Sebelumnya, ia menegaskan tentang betapa beraneka ragamnya bangsa Indonesia yang berisi lebih dari 700 suku dan 1100 bahasa lokal. Namun, dengan kondisi demikian Indonesia relatif stabil dan kerukunan tetap terwujud. Hal ini pula yang dikagumi oleh negara-negara lain. Menurutnya, prestasi tersebut tidak lepas dari jasa para kiai dalam membimbing umat.

    Di hadapan ribuan kader Ansor dan ulama sepuh, Presiden mengajak masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi ini sebagai momen mencontoh Nabi Muhammad dilaporkan nu.or.id.

    “Dan salah satu cara meneladani rasulullah adalah dengan menaati ulama dan dawuh para kiai sepuh karena para kiai dan ulama adalah pewaris Rasulullah. Dan sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mennunjung tinggi dan megikuti apa yang menjadi dawuh para ulama dan para kiai,” ujarnya. (sumber)

    Nb. Yuk Gabung IMECH

    Minggu, 16 Oktober 2016

    Peluang Investasi Indonesia di Migas Oman

    SULTAN GROUP -- Setelah menjajaki peluang kerjasama dan investasi ke Kuwait beberapa hari yang lalu, kini pemerintah mulai membidik investasi di negara-negara Timur Tengah lainnya. Salah satunya Oman yang dinilai punya banyak dana segar untuk bisa ditarik masuk ke Indonesia, khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas).

    Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan saat ini pihaknya tengah melawat ke Ibu Kota Negara Oman, Muskat. Kunjungan ini untuk menawarkan sejumlah investasi di sektor hulu seperti blok-blok migas yang potensial di Indonesia.

    Selanjutnya (*)

    Nb. Yuk Gabung IMECH